20 November 2025, Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan pertemuan penyamaan persepsi instrumen Monitoring dan Evaluasi (Monev) mahasiswa berkegiatan di luar kampus sekaligus sosialisasi panduan kelas internasional bersama para Ketua Program Studi. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., ASEAN Eng, yang menekankan pentingnya masukan dari program studi untuk menghasilkan instrumen Monev yang lebih baik dan seragam di seluruh fakultas. Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini USK untuk pertama kalinya berhasil meraih peringkat 962 dalam pemeringkatan SDGs, sebagai hasil kerja sama seluruh pihak, dan berharap capaian tersebut terus meningkat di masa mendatang.
Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Syukri, S.Si, M.T., IPM., ASEAN.Eng, yang menjelaskan bahwa pelaksanaan Monev merupakan arahan pimpinan sesuai SE Rektor Nomor 11 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan mahasiswa di luar kampus merupakan bagian dari kebijakan kampus berdampak, di mana mahasiswa berhak memperoleh pembelajaran di luar program studinya dan terlibat dalam proyek nyata yang memberikan manfaat bagi mitra dan masyarakat. Setiap kegiatan wajib memiliki dosen pembimbing dan tetap diakui dalam bentuk SKS, sementara Monev dilakukan untuk memastikan kontribusi mahasiswa berjalan optimal.
Sesi berikutnya dipaparkan oleh Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P., yang menyampaikan bahwa pengembangan kelas internasional menjadi strategi penting dalam mendukung internasionalisasi dan peningkatan visibilitas global USK menuju world class university. Saat ini USK tengah membuka peluang proposal untuk program student exchange dan pengembangan staf. Ia menjelaskan bahwa kelas internasional di USK dirancang untuk menarik mahasiswa asing, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat posisi USK dalam pemeringkatan global melalui tiga skema penyelenggaraan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan program studi.
Pertemuan Penyamaan Persepsi Instrumen Monev dan Sosialisasi Panduan Kelas Internasional
20 November 2025, Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan pertemuan penyamaan persepsi instrumen Monitoring dan Evaluasi (Monev) mahasiswa berkegiatan di luar kampus sekaligus sosialisasi panduan kelas internasional bersama para Ketua Program Studi. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., ASEAN Eng, yang menekankan pentingnya masukan dari program studi untuk menghasilkan instrumen Monev yang lebih baik dan seragam di seluruh fakultas. Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini USK untuk pertama kalinya berhasil meraih peringkat 962 dalam pemeringkatan SDGs, sebagai hasil kerja sama seluruh pihak, dan berharap capaian tersebut terus meningkat di masa mendatang.
Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Syukri, S.Si, M.T., IPM., ASEAN.Eng, yang menjelaskan bahwa pelaksanaan Monev merupakan arahan pimpinan sesuai SE Rektor Nomor 11 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan mahasiswa di luar kampus merupakan bagian dari kebijakan kampus berdampak, di mana mahasiswa berhak memperoleh pembelajaran di luar program studinya dan terlibat dalam proyek nyata yang memberikan manfaat bagi mitra dan masyarakat. Setiap kegiatan wajib memiliki dosen pembimbing dan tetap diakui dalam bentuk SKS, sementara Monev dilakukan untuk memastikan kontribusi mahasiswa berjalan optimal.
Sesi berikutnya dipaparkan oleh Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P., yang menyampaikan bahwa pengembangan kelas internasional menjadi strategi penting dalam mendukung internasionalisasi dan peningkatan visibilitas global USK menuju world class university. Saat ini USK tengah membuka peluang proposal untuk program student exchange dan pengembangan staf. Ia menjelaskan bahwa kelas internasional di USK dirancang untuk menarik mahasiswa asing, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat posisi USK dalam pemeringkatan global melalui tiga skema penyelenggaraan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan program studi.