Selasa, 2 Juni 2025 telah terlaksana acara Rekognisi Kegiatan Pembelajaran Kampus Berdampak. Acara ini berlangsung di ruang Balai Senat USK dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Akademik, Direktur dan Kepala Bagian Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran serta Koordinator Program Studi di lingkungan USK.
Dalam sambutannya Prof.Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU menyampaikan dukungan terhadap jalannya kegiatan akademik mahasiswa diluar kampus terutama dalam proses rekognisi kegiatan pembelajaran kampus berdampak yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek). Salah satu program yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah SIGAP (Sistem Informasi Gampong) yang merupakan portal data desa yang telah dibangun oleh pemerintahan Aceh. Dr. Ir. Elly Sufriadi, M.Si, selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa Program Pembelajaran Kampus Berdampak SIGAP merupakan kolaborasi empat pihak strategis antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Provinsi Aceh, Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue, Universitas Syiah Kuala (USK), dan Projek SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) yang didukung oleh Program Kemitraan Australia-Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa akan berpartisipasi dalam pengembangan Sistem Informasi Gampong yang menjadi fondasi penting Sistem Informasi Satu Data Simeulue, mendukung visi Satu Data Aceh yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Aceh.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui diskusi langsung antara Program Studi dan pihak pelaksana. Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar berkat kerja sama serta dukungan dari seluruh pihak yang terlibat, khususnya dari Program Studi yang berperan sebagai salah satu unsur pendukung utama dalam pelaksanaannya.
Rekognisi Kegiatan Pembelajaran Kampus Berdampak
Selasa, 2 Juni 2025 telah terlaksana acara Rekognisi Kegiatan Pembelajaran Kampus Berdampak. Acara ini berlangsung di ruang Balai Senat USK dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Akademik, Direktur dan Kepala Bagian Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran serta Koordinator Program Studi di lingkungan USK.
Dalam sambutannya Prof.Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU menyampaikan dukungan terhadap jalannya kegiatan akademik mahasiswa diluar kampus terutama dalam proses rekognisi kegiatan pembelajaran kampus berdampak yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek). Salah satu program yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah SIGAP (Sistem Informasi Gampong) yang merupakan portal data desa yang telah dibangun oleh pemerintahan Aceh. Dr. Ir. Elly Sufriadi, M.Si, selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa Program Pembelajaran Kampus Berdampak SIGAP merupakan kolaborasi empat pihak strategis antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Provinsi Aceh, Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue, Universitas Syiah Kuala (USK), dan Projek SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) yang didukung oleh Program Kemitraan Australia-Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa akan berpartisipasi dalam pengembangan Sistem Informasi Gampong yang menjadi fondasi penting Sistem Informasi Satu Data Simeulue, mendukung visi Satu Data Aceh yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Aceh.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui diskusi langsung antara Program Studi dan pihak pelaksana. Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar berkat kerja sama serta dukungan dari seluruh pihak yang terlibat, khususnya dari Program Studi yang berperan sebagai salah satu unsur pendukung utama dalam pelaksanaannya.